MAHATVA.ID -Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, resmi melantik 26 pejabat eselon II di lingkungan pemerintah daerah, Rabu (15/4).
Prosesi yang berlangsung di lantai dua Kantor Bupati itu tidak sekadar seremoni rotasi jabatan, melainkan penanda tegas dimulainya percepatan konsolidasi birokrasi di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap kinerja dan kualitas pelayanan.
Pelantikan ini sekaligus mengirim pesan kuat: reformasi tata kelola pemerintahan tak bisa lagi ditunda, dan setiap pejabat yang dilantik dituntut bergerak cepat, adaptif, serta mampu menjawab ekspektasi masyarakat secara nyata.
Para pejabat yang dilantik menempati posisi strategis di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari staf ahli, kepala dinas, hingga pimpinan badan teknis. Mereka memegang peran kunci dalam menggerakkan program pembangunan dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah publik yang menuntut tanggung jawab penuh dan integritas tinggi.
“Jabatan ini adalah kepercayaan yang harus dijaga dengan dedikasi, etos kerja, serta sikap responsif terhadap dinamika yang berkembang. Saudara-saudari dituntut membangun koordinasi yang kuat, mampu menggerakkan unit kerja, serta menciptakan inovasi demi tercapainya tujuan pembangunan daerah,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kinerja birokrasi.
“Pelantikan ini adalah awal perjuangan bersama untuk membangun Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Bekerjalah dengan sepenuh hati, taat aturan, jaga integritas, dan jangan pernah berhenti berbuat yang terbaik bagi daerah ini,” lanjutnya.
Adapun pejabat yang dilantik meliputi:
Staf Ahli Bidang SDM: Jimy Watumlawar
Staf Ahli Kesra: Sabono Paulus Sabono
Kadis Kearsipan: Eko Bambang
Kadis Perikanan: Poly Matitapiti