berita

Saan Mustopa Tanggapi Isu Fusi NasDem-Gerindra: Masih Sekadar Wacana

Selasa, 14 April 2026 | 18:05 WIB
Saan Mustopa Tanggapi Isu Fusi NasDem-Gerindra: Masih Sekadar Wacana


Jakarta, MAHATVA.ID - Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa, angkat bicara terkait mencuatnya isu “merger” atau fusi antara Partai NasDem dan Partai Gerindra.

Ia menegaskan bahwa wacana tersebut masih sebatas ide yang lumrah dalam dinamika politik, namun tidak mudah untuk direalisasikan.

“Ya, ini juga saya baru kaget juga ya, baru apa mencuat terkait dengan soal isu fusi ya. Bahkan dalam bahasa politik itu kan fusi ya, bukan merger, bukan akuisisi ya. Fusi, apa, Gerindra NasDem,” kata Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4).

Ia menjelaskan, dalam sejarah politik Indonesia, konsep fusi partai pernah terjadi, salah satunya pada Fusi Partai Politik 1973 di Indonesia, ketika sejumlah partai dilebur menjadi tiga kekuatan politik besar.

Namun, menurutnya, konteks saat ini sangat berbeda dengan kondisi masa lalu.

“Tapi juga terkait dengan isu itu, banyak hal dalam kalau tahun 73 situasi dan konteks kebangsaannya dulu kan memang iklimnya, situasinya, konteksnya mungkin memungkinkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saan Mustopa menegaskan bahwa meskipun ide fusi merupakan hal yang wajar, realisasinya memerlukan pertimbangan matang, terutama menyangkut ideologi, identitas, dan eksistensi masing-masing partai.

“Karena membangun atau mendirikan partai itu para pendiri partai masing-masing tentu punya idealisme, punya ide, punya gagasan ideologi dalam konteks yang berbeda-beda,” ucapnya.

Isu fusi antara Partai NasDem dan Partai Gerindra sendiri belakangan ramai diperbincangkan, meski hingga kini belum ada langkah konkret yang mengarah pada realisasi wacana tersebut.

Terkini