Bogor, MAHATVA.ID — Rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali bergulir. Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIA Cibinong, Nu’man Fauzi, resmi dilantik sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Terbuka Kendal, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan secara virtual oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso. Kegiatan berlangsung khidmat dengan pengucapan sumpah jabatan di atas Al-Qur'an sebagai simbol komitmen moral dalam menjalankan tugas.
Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab
Dalam sambutannya, Mardi Santoso menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus diimbangi dengan integritas dan kinerja tinggi.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada organisasi dan negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Ia juga meminta pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi, memahami karakteristik wilayah kerja, serta membangun sinergi dengan seluruh jajaran.
Apresiasi dari Lapas Cibinong
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah ditunjukkan Nu’man Fauzi selama bertugas.
“Saudara Nu’man Fauzi telah menunjukkan kinerja, loyalitas, dan komitmen yang luar biasa. Kami yakin beliau mampu mengemban amanah sebagai Kalapas Terbuka Kendal dengan penuh integritas,” ujar Wisnu.
Komitmen Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan
Menanggapi amanah barunya, Nu’man Fauzi menyampaikan rasa syukur serta komitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan serta memberdayakan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Penugasan baru ini diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan pemasyarakatan, baik kepada warga binaan, petugas, maupun masyarakat. Selain itu, Lapas Terbuka Kendal juga diharapkan berperan aktif dalam mendukung program nasional, khususnya program akselerasi di bidang ketahanan pangan.