Namun pelantikan hanyalah awal. Tantangan sebenarnya adalah membuktikan bahwa lembaga ini bukan sekadar simbol tanpa daya.
Tanpa langkah konkret dan keberanian menegakkan nilai adat, lembaga ini berisiko menjadi formalitas kosong-sementara konflik sosial terus menggerus harmoni dan identitas budaya perlahan memudar.
Kini, harapan masyarakat tertumpu pada satu hal: apakah lembaga adat mampu menjadi benteng terakhir yang menyelamatkan jati diri Desa Lermatang?