berita

Pelantikan Lembaga Adat Lermatang: Benteng Terakhir Budaya di Tengah Gempuran Modernisasi

Selasa, 14 April 2026 | 00:03 WIB
Pelantikan Lembaga Adat Lermatang: Benteng Terakhir Budaya di Tengah Gempuran Modernisasi

Ketua Lembaga Adat yang baru dilantik, Abraham Rangkoli, mengungkap ancaman serius yang dihadapi desa: lunturnya nilai-nilai budaya akibat arus modernisasi yang tak terbendung.


“Ketika lembaga adat terbentuk, kebutuhan adat di desa bisa terjawab,” katanya.


Ia menyoroti fakta bahwa generasi muda mulai menjauh dari akar budaya. Jika dibiarkan, identitas lokal bisa hilang tanpa jejak.


“Kami berkomitmen mengangkat dan melestarikan budaya yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman,” ucapnya tegas.



Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Desa dan dihadiri unsur pemerintah desa, BPD, tokoh adat, pemuda, hingga masyarakat umum-menunjukkan dukungan kolektif terhadap penguatan peran adat.


Pembentukan lembaga ini merujuk pada Keputusan Penjabat Kepala Desa Lermatang Nomor 190-61 Tahun 2026 tentang Pengurus Lembaga Adat.

-


Adapun, Struktur inti telah ditetapkan: Abraham Rangkoli sebagai Ketua, Manuel Batmetan sebagai Wakil Ketua, Adolf Batlayeri sebagai Sekretaris, serta Enos Kelbulan dan Zakarias Anaktotoy sebagai Bendahara.

Halaman:

Terkini