MAHATVA.ID — Google resmi memperkenalkan ChromeOS Flex, sistem operasi berbasis cloud gratis yang dirancang untuk “menghidupkan kembali” PC dan Mac lama menjadi perangkat seperti Chromebook.
Sistem operasi ini dikembangkan setelah Google mengakuisisi Neverware, pengembang CloudReady. ChromeOS Flex ditujukan khusus untuk sektor pendidikan dan perusahaan yang masih menggunakan perangkat lama dengan performa yang menurun.
Google menyebut, perangkat yang sebelumnya menggunakan Windows atau macOS dapat diremajakan dengan menggantinya menggunakan ChromeOS Flex yang lebih ringan dan berbasis cloud.
Performa Ringan dan Berbasis Cloud
Direktur Produk ChromeOS untuk Enterprise dan Education, Thomas Riedl, menjelaskan bahwa pengalaman pengguna ChromeOS Flex hampir identik dengan ChromeOS pada Chromebook.
Beberapa fitur utama yang tersedia antara lain:
- Google Assistant
- Browser Google Chrome
- Integrasi aplikasi Android melalui Google Play Store
“Pengguna akan mendapatkan optimalisasi menyeluruh antara perangkat keras dan perangkat lunak, keamanan kuat, serta ekosistem aplikasi yang luas,” tulis Riedl.
ChromeOS Flex juga menggunakan basis kode yang sama dengan ChromeOS, sehingga tetap mendapatkan pembaruan dan dukungan keamanan secara berkala seperti Chromebook.
Cocok untuk Perusahaan dan Sekolah
ChromeOS Flex dinilai ideal bagi perusahaan yang mengelola kombinasi perangkat lama dan baru. Dengan dukungan Chrome Enterprise Upgrade, seluruh perangkat dapat dikelola dalam satu konsol admin Google.
Hal ini mempermudah proses migrasi dan efisiensi operasional, terutama saat perusahaan melakukan upgrade perangkat keras secara bertahap.
Bisa Digunakan di Perangkat Hingga 13 Tahun
Salah satu keunggulan utama ChromeOS Flex adalah kemampuannya berjalan di perangkat lama, bahkan hingga usia 13 tahun. Laptop yang sebelumnya tidak terpakai dapat kembali difungsikan tanpa perlu membeli perangkat baru.
Selain efisiensi biaya, Google juga menyoroti dampak positif terhadap lingkungan, karena penggunaan ulang perangkat lama dapat mengurangi limbah elektronik.
Keterbatasan dan Tantangan
Meski menawarkan banyak keunggulan, ChromeOS Flex memiliki beberapa keterbatasan, di antaranya:
- Tidak semua driver perangkat kompatibel
- Shortcut keyboard tertentu mungkin tidak optimal
- Webcam pada beberapa model MacBook dilaporkan tidak berfungsi
Selain itu, tingkat keamanan ChromeOS Flex belum sepenuhnya setara dengan Chromebook karena tidak adanya integrasi penuh antara hardware dan software.
Instalasi Mudah dan Tanpa Risiko
Pengguna yang ingin mencoba ChromeOS Flex dapat menginstalnya melalui USB flash drive. Proses instalasi hanya memakan waktu sekitar 30 menit dan dapat dicoba tanpa harus langsung mengganti sistem operasi utama.