Jakarta, MAHATVA.ID — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan) resmi membuka rekrutmen nasional sebanyak 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih.
Program ini ditujukan untuk mendukung pengembangan sekitar 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong percepatan pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan.
Dalam informasi resmi yang dirilis, rekrutmen SPPI ini akan mulai dibuka pada Juni 2026, dan masyarakat dapat mendaftar melalui kanal resmi Kemhan.
SPPI nantinya akan ditempatkan di berbagai wilayah desa untuk berperan sebagai motor penggerak pembangunan. Posisi ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola koperasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Selain itu, peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai keuntungan, di antaranya:
Gaji dan tunjangan kompetitif
Pelatihan kepemimpinan
Pembinaan langsung oleh Kemhan, TNI, dan Polri
Kesempatan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi desa
Program ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun Indonesia dari desa, sejalan dengan penguatan ekonomi lokal berbasis koperasi.
Adapun persyaratan yang ditetapkan dalam rekrutmen ini meliputi:
Warga Negara Indonesia (pria/wanita)
Pendidikan minimal Sarjana (S1) atau Magister (S2)