Saumlaki,MAHATVA -Upaya mediasi damai antara warga Desa Lauran dan Desa Bomaki yang digelar di Kantor Camat Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (10/4/2026), sempat diwarnai ketegangan.
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIT itu pada awalnya bertujuan untuk meredam dinamika dan mempererat hubungan antarwarga kedua desa. Namun, sebelum forum resmi dimulai, terjadi perbedaan persepsi di antara pihak yang hadir yang kemudian memicu suasana menjadi kurang kondusif.
Dalam situasi tersebut, sempat terjadi adu argumen antar peserta mediasi. Beberapa pihak terlihat terpancing emosi, sehingga jalannya dialog tidak dapat dilanjutkan sebagaimana direncanakan.
Meski demikian, aparat keamanan yang berada di lokasi bergerak cepat mengambil langkah pengamanan. Unsur TNI dan Polri bersama pihak terkait berhasil menenangkan situasi serta membubarkan massa secara persuasif, sehingga potensi gesekan yang lebih luas dapat dihindari.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab utama kesalahpahaman tersebut. Camat Tanimbar Selatan yang dihubungi juga belum memberikan pernyataan resmi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mengedepankan komunikasi yang bijak, menahan diri, serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar tetap aman dan kondusif.
Pemerintah daerah bersama para pihak diharapkan terus mendorong penyelesaian secara damai dan bermartabat.
Sebagai langkah lanjutan, mediasi antara kedua desa direncanakan akan dilanjutkan di tingkat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar guna mencari solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.