Bogor, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya dalam menindaklanjuti dugaan praktik jual beli jabatan yang sempat menjadi sorotan publik. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa setiap informasi yang diterima dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
“Apapun yang disampaikan kepada kami, akan langsung kami tindak lanjuti. Namun dalam prosesnya, tidak semua langkah kami ekspos ke publik,” ujarnya.
Terkait dugaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengambil langkah konkret dengan meminta Inspektorat Daerah melalui Inspektur Pembantu Wilayah V (Irban V) untuk melakukan pemeriksaan.
Langkah ini telah berjalan selama satu bulan terakhir sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani isu yang berpotensi merusak integritas birokrasi.
Bupati Bogor menegaskan komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih bersama seluruh jajaran pimpinan daerah.
Hal ini termasuk sinergi dengan Wakil Bupati Ade Ruhandi, Ketua DPRD Sastra Winara, serta seluruh unsur DPRD Kabupaten Bogor.
Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk memastikan sistem pemerintahan berjalan secara profesional dan bebas dari praktik korupsi.
Pemkab Bogor juga menegaskan tidak akan mentolerir pelanggaran hukum dalam bentuk apapun.
Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya unsur tindak pidana, pemerintah daerah akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tegas ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Pemkab Bogor memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga terbebas dari praktik-praktik yang merugikan publik.