berita

Kodim 0621 Targetkan 181 Titik KDMP, 131 Sudah Rampung, Sisanya Dikebut hingga Juli 2026

Selasa, 7 April 2026 | 14:47 WIB
Kodim 0621 Targetkan 181 Titik KDMP, 131 Sudah Rampung, Sisanya Dikebut hingga Juli 2026

Judul:
Kodim 0621 Targetkan 181 Titik KDMP, 131 Sudah Rampung, Sisanya Dikebut hingga Juli 2026

Bogor, MAHATVA.ID – Komando Distrik Militer (Kodim) 0621 Kabupaten Bogor terus menggenjot pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Komandan Kodim 0621, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat target pembangunan sebanyak 181 titik KDMP. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 131 titik yang sudah berdiri.

“Artinya masih ada sekitar 50 titik lagi yang harus kita selesaikan. Saat ini kita terus berupaya mencari lahan agar seluruh target bisa rampung sesuai waktu yang ditentukan,” jelas Rizal.

Rizal menegaskan, program KDMP merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghidupkan kembali ekonomi masyarakat desa melalui penyediaan sarana pendukung yang merata.

Menurutnya, keberadaan KDMP diharapkan mampu menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi di desa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan utamanya adalah untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di desa-desa, sehingga masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” tambahnya.

Ia juga membuka peluang adanya penambahan titik pembangunan KDMP setelah target tahap pertama rampung pada Juli 2026.

Hal ini bergantung pada kebutuhan di lapangan serta kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat dalam memperluas program tersebut.

“Ini masih tahap awal. Setelah Juli, kemungkinan besar akan ada penambahan lagi sesuai kebutuhan dan kebijakan pemerintah pusat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Rizal memastikan bahwa seluruh spesifikasi pembangunan KDMP dibuat seragam secara nasional guna menjaga kualitas dan fungsi bangunan.

Kodim 0621 berperan dalam menyiapkan konstruksi bangunan serta mematangkan lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.

Langkah ini menjadi bagian dari sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa serta memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat bawah.

Terkini