Bogor, MAHATVA.ID - Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2026 resmi dibuka dengan antusiasme tinggi dari berbagai wilayah. Pendaftaran yang dimulai sejak 1 Maret hingga 25 Mei 2026 ini telah diikuti oleh 18 kecamatan yang siap memproduksi film bertema “Edukasi untuk Negeri”.
Sejumlah kecamatan yang telah mendaftar antara lain Kecamatan Parungpanjang, Kecamatan Parung, Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Cisarua, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Gunung Putri, Kecamatan Bojong Gede, dan Kecamatan Tajurhalang.
Selain itu, partisipasi juga datang dari Kecamatan Megamendung, Kecamatan Tamansari, Kecamatan Tanjungsari, Kecamatan Sukamakmur, Kecamatan Cibungbulang, Kecamatan Cigombong, Kecamatan Ciomas, Kecamatan Ciawi, Kecamatan Cibinong, serta Kecamatan Ciampea.
Menariknya, terdapat tujuh kecamatan baru yang ikut bergabung dalam gelaran tahun ini, menandakan meningkatnya minat terhadap dunia perfilman di tingkat lokal.
Ketua pelaksana FFKB 2026, TB. Ule Sulaeman S, menyampaikan optimisme terhadap kesuksesan acara tersebut. Ia menilai semangat kebersamaan antar kecamatan menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem perfilman daerah.
“Kebersamaan ini perlu dipertahankan untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Melalui FFKB 2026, Kabupaten Bogor menargetkan diri menjadi “kota film” dengan mendorong lahirnya karya-karya kreatif berbasis lokal sekaligus membangun budaya baru di tengah masyarakat.
Panitia pun menargetkan partisipasi dari 40 kecamatan. Dengan demikian, masih ada 22 kecamatan lainnya yang diharapkan segera mendaftarkan diri dan turut ambil bagian dalam festival ini.