berita

Perang Timur Tengah Kian Memanas: China Tuding AS-Israel, Harga Minyak Dunia Melonjak

Jumat, 3 April 2026 | 16:47 WIB
Perang Timur Tengah Kian Memanas: China Tuding AS-Israel, Harga Minyak Dunia Melonjak

MAHATVA.ID – Eskalasi perang di kawasan Timur Tengah terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Rangkaian serangan militer, ancaman antarnegara, hingga keterlibatan kelompok milisi membuat konflik semakin meluas dan kompleks.

Dampaknya mulai terasa ke pasar global, terutama dari lonjakan tajam harga minyak dunia akibat kekhawatiran terganggunya jalur distribusi energi di kawasan strategis.

China Sebut Akar Konflik

Pemerintah China secara terbuka menuding operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai penyebab utama terganggunya pelayaran di Selat Hormuz.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menegaskan bahwa pendekatan militer tidak akan menyelesaikan konflik secara mendasar.

“Akar penyebab gangguan navigasi melalui Selat Hormuz adalah operasi militer ilegal Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran,” ujarnya, dikutip dari AFP.

Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan geopolitik langsung berdampak pada pasar energi global. Harga minyak mentah Brent melonjak hampir 7% ke level US$108,15 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 6% ke US$106,75 per barel.

Kenaikan ini dipicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan global, terutama jika Selat Hormuz—jalur vital distribusi minyak dunia—terganggu.

AS Peringatkan Ancaman di Irak

Halaman:

Terkini