Pengamanan Selat Hormuz
Jalur vital perdagangan minyak dunia yang dapat melibatkan kekuatan udara, laut, dan kemungkinan pasukan darat di pesisir Iran.
Risiko Politik dan Militer
Meski opsi militer terbuka, langkah penggunaan pasukan darat dinilai berisiko tinggi secara politik bagi Presiden Donald Trump. Dukungan publik Amerika terhadap konflik dengan Iran relatif rendah.
Padahal, dalam kampanye sebelumnya, Trump berjanji untuk menghindari keterlibatan baru dalam konflik di Timur Tengah.
Di sisi lain, Trump menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan pihak yang disebutnya sebagai “rezim yang lebih masuk akal” untuk mengakhiri konflik.
Namun, ia juga memperingatkan Teheran agar membuka akses Selat Hormuz atau menghadapi potensi serangan terhadap infrastruktur energi mereka.
Korban dan Operasi Militer
Sejak operasi militer dimulai pada 28 Februari dalam misi bernama Operation Epic Fury, Amerika Serikat telah:
Menyerang lebih dari 11.000 target
Mengalami 300+ tentara terluka
Kehilangan 13 personel militer