berita

Program Sumur Masyarakat Gerak Cepat, SKK Migas Teken 4 Kontrak Baru di Jambi dan Sumsel

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:04 WIB
Program Sumur Masyarakat Gerak Cepat, SKK Migas Teken 4 Kontrak Baru di Jambi dan Sumsel

Jakarta, MAHATVA.ID – Upaya percepatan peningkatan produksi minyak nasional kembali menunjukkan perkembangan positif. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, melaporkan kabar menggembirakan terkait perkembangan Program Sumur Masyarakat (Sumas) yang kini semakin konkret di lapangan.

Setelah dipimpin langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rapat strategis pekan lalu, tim Sumas bergerak cepat melakukan serangkaian rapat maraton di Jambi dan Palembang.

Hasilnya, pada Jumat lalu dan Selasa (17/3/2026), berhasil ditandatangani empat kontrak kerja sama pengelolaan sumur masyarakat.

Libatkan Koperasi, BUMD hingga UMKM

Kontrak kerja sama tersebut melibatkan Pertamina Hulu Rokan (PHR) dengan empat Badan Kerja Sama Usaha (BKU), yakni:

  • Koperasi Batanghari Patra Nusantara (BPN)

  • BUMD Petromuba

  • Koperasi Rezeki Bersama Sejahtera (RBS)

  • UMKM Keban Berkah Energi (KBE)

Kerja sama ini tersebar di dua wilayah strategis, yaitu Kabupaten Batanghari, Jambi, dan Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dengan penandatanganan kontrak tersebut, hingga saat ini tercatat sudah lima BKU resmi bermitra dengan PHR dalam pengelolaan sumur masyarakat, dengan rincian dua di Jambi dan tiga di Sumatera Selatan.

SKK Migas Dorong Kerja Sama Baru

SKK Migas juga terus mendorong perluasan kerja sama baru dalam program ini. Saat ini, satu BKU di Jambi dan satu koperasi di Sumatera Selatan tengah diusulkan untuk mendapatkan persetujuan Menteri ESDM agar dapat menjalin kemitraan dengan Medco Energi.

Djoko Siswanto menyampaikan optimisme bahwa produksi minyak dari sumur masyarakat tersebut dapat segera memberikan kontribusi nyata terhadap lifting minyak nasional.

“Insya Allah produksi minyak dari Sumas tersebut dapat segera mengalir ke Pertamina dan Medco, paling lambat setelah Lebaran,” ujar Djoko.

Halaman:

Terkini