berita

AHY Dukung Hunian Terintegrasi TOD di Kawasan Stasiun untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB
AHY Dukung Hunian Terintegrasi TOD di Kawasan Stasiun untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai pengelola aset perkeretaapian turut mendukung pengembangan kawasan hunian berbasis TOD melalui optimalisasi pemanfaatan lahan di sekitar jaringan transportasi.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyebutkan KAI mengelola lebih dari 327 juta meter persegi lahan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Pemanfaatan kawasan berbasis Transit Oriented Development memungkinkan pengembangan hunian, fasilitas komersial, serta konektivitas transportasi dalam satu kawasan terintegrasi,” kata Bobby.

Di wilayah Jabodetabek, kawasan sekitar stasiun diperkirakan memiliki potensi pembangunan sekitar 131 ribu unit hunian yang terhubung langsung dengan jaringan transportasi publik.

Salah satu proyek yang akan dikembangkan adalah Rusun MBR Manggarai yang berlokasi di Jalan Manggarai Utara I dan Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Proyek ini dibangun di atas lahan sekitar 2,1 hektare yang terbagi dalam dua blok, yakni:

  • Blok G seluas sekitar 6.925 meter persegi

  • Blok F sekitar 15.014 meter persegi

Pembangunan akan dilakukan oleh KAI Properti, anak usaha PT KAI yang bergerak di bidang pengembangan properti berbasis transportasi.

Bangunan direncanakan memiliki 12 lantai, dengan dua lantai pertama difungsikan sebagai area ritel dan kios untuk mendukung aktivitas ekonomi kawasan.

Unit hunian akan tersedia dalam dua tipe, yakni tipe 45 dan tipe 52, dengan harga menyesuaikan tipe unit dan ketentuan yang berlaku.

Pembangunan proyek akan dilaksanakan secara bertahap:

  • Blok G mulai dibangun pada Agustus 2026

  • Blok F mulai dibangun pada Oktober 2026

Durasi konstruksi diperkirakan sekitar 10–15 bulan.

Halaman:

Terkini