berita

Kondisi Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras Dirawat Intensif di RSCM, KontraS: Pemulihan Diperkirakan Lama

Selasa, 17 Maret 2026 | 00:19 WIB
Kondisi Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras Dirawat Intensif di RSCM, KontraS: Pemulihan Diperkirakan Lama

Jakarta, MAHATVA.ID – Kondisi Andrie Yunus, korban penyiraman air keras yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam, saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengatakan bahwa korban masih dalam proses pemulihan intensif sehingga belum dapat dipastikan berapa lama masa perawatan yang harus dijalani.

“Korban sedang ada di ruang High Care Unit dan itu tidak bisa kita pastikan berapa lamanya,” ujar Jane Rosalina dalam wawancara cegat di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin.

Menurut Jane, proses pemulihan korban diperkirakan akan memakan waktu cukup lama. Hal itu berkaca pada kasus penyiraman air keras yang pernah dialami mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, yang memerlukan waktu pemulihan hingga berbulan-bulan.

“Kami juga tidak dapat mengkonfirmasi berapa lamanya karena memang waktunya cukup panjang, berkaca juga dari penanganan mata maupun kulit yang dialami oleh Novel Baswedan saja memakan waktu berbulan-bulan,” jelasnya.

Jane juga menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan penanganan medis awal terhadap dampak paparan cairan asam yang mengenai tubuh korban, khususnya pada organ penglihatan.

“Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah berhasil menangani setidaknya penanganan pertama terhadap kondisi dari adanya reaksi inflamasi dari paparan cairan air keras atau cairan asam ke mata rekan kami Andrie Yunus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jane menepis kabar yang beredar di media sosial terkait kondisi mata korban. Ia menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan mata Andrie Yunus dicangkok atau organ vitalnya dihilangkan tidak benar.

“Info yang beredar katanya mata Andrie dicangkok dan lain sebagainya itu salah. Kami dari KontraS mengkonfirmasi bahwa itu salah berkaitan dengan treatment,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak KontraS belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi medis korban karena informasi resmi terkait rekam medis akan disampaikan langsung oleh pihak rumah sakit.

“Andrie akan menjalankan sejumlah tindakan medis tidak hanya berkaitan dengan mata saja, tetapi juga berkaitan dengan kulit dan lain sebagainya. Namun itu nanti akan dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit,” kata Jane.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus saat ini menjadi perhatian publik, sementara proses penanganan medis terhadap korban masih terus berlangsung di RSCM Jakarta.

Terkini