berita

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal untuk Amankan Distribusi Energi Saat Ramadan dan Idulfitri 2026

Jumat, 6 Maret 2026 | 17:41 WIB
Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal untuk Amankan Distribusi Energi Saat Ramadan dan Idulfitri 2026

JAKARTA, MAHATVA.ID – PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan 345 armada kapal guna mengamankan distribusi energi di seluruh Indonesia selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan avtur selama momen keagamaan tersebut.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan transportasi laut memiliki peran vital dalam menjaga rantai pasok energi nasional, terutama karena Indonesia merupakan negara kepulauan.

“Sebagai negara kepulauan, transportasi laut memegang peranan vital dalam rantai pasok energi nasional. Karena itu, kesiapan armada menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Mars Ega Legowo dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).

Ratusan Kapal Distribusikan BBM, LPG, hingga Petrokimia

Dari total 345 armada kapal yang disiapkan, sebanyak 266 kapal difokuskan untuk mengangkut BBM dan avtur, 27 kapal untuk pengangkutan minyak mentah, 45 kapal untuk distribusi LPG, serta 7 kapal untuk pengangkutan produk petrokimia yang juga berfungsi sebagai floating storage atau fasilitas penyimpanan terapung.

Adapun berbagai produk energi strategis yang didistribusikan meliputi Pertalite, Pertamax, Pertadex, B40 biodiesel, Avtur, Liquefied Petroleum Gas (LPG), minyak mentah, hingga produk petrokimia.

Distribusi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi bagi sektor transportasi, penerbangan, industri, dan rumah tangga tetap terpenuhi selama Ramadan dan Idulfitri.

Operasional Armada Diawasi Real Time

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa operasional pengangkutan energi melalui jalur laut dilakukan dengan perencanaan pelayaran yang ketat serta pengawasan distribusi secara real time.

Selain itu, perusahaan juga menerapkan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara ketat untuk memastikan operasional berjalan aman.

“Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri, kami menyiagakan 345 armada kapal yang beroperasi dari Indonesia Timur hingga Barat. Armada ini menjadi tulang punggung distribusi BBM, LPG, crude oil, dan produk energi lainnya agar pasokan tetap aman dan tepat waktu,” ujar Arif.

Antisipasi Cuaca dan Penguatan Koordinasi

Selain memperkuat armada, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi risiko operasional. Langkah tersebut meliputi antisipasi perubahan cuaca, penyesuaian rute pelayaran jika diperlukan, serta optimalisasi terminal bongkar muat untuk mempercepat suplai energi di wilayah dengan permintaan tinggi.

Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait lainnya guna memastikan kelancaran distribusi energi nasional.

“Kami memastikan seluruh armada, sistem monitoring, dan dukungan operasional bekerja optimal selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri. Dengan koordinasi yang solid dan pengawasan berkelanjutan, kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang,” tutup Arif.

Terkini