berita

ExxonMobil Cepu Berhasil Hidupkan Sumur Idle Banyu Urip, Produksi Minyak Tembus 4.500 Barel per Hari

Kamis, 5 Maret 2026 | 16:18 WIB
ExxonMobil Cepu Berhasil Hidupkan Sumur Idle Banyu Urip, Produksi Minyak Tembus 4.500 Barel per Hari

Jakarta, MAHATVA.ID – Kabar baik datang dari industri minyak dan gas (migas) nasional setelah ExxonMobil Cepu Limited berhasil meningkatkan produksi minyak dari sumur idle di Lapangan Banyu Urip.

Keberhasilan tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, yang mengungkapkan bahwa Exxon menjalankan arahan pemerintah untuk memanfaatkan berbagai metode guna meningkatkan produksi minyak nasional.

Menurut Djoko, peningkatan produksi dilakukan melalui intervensi teknologi pada Sumur idle Banyu Urip B05 yang sebelumnya tidak lagi berproduksi karena kondisi sumur yang sudah mature.

“Exxon telah melaksanakan pekerjaan pada Sumur idle Banyu Urip B05 dengan intervensi teknologi yaitu kegiatan Gas Shut-Off (GSO) menggunakan chemical baru, pekerjaan reperforasi setelah pekerjaan GSO, Water Shut-Off (WSO) menggunakan bridge plug, serta stimulasi sumur pada area re-perf dengan pemompaan (LDA),” jelas Djoko.

Produksi Jauh Melampaui Target

Djoko menjelaskan bahwa pekerjaan pada sumur tersebut berlangsung selama sekitar tiga minggu dan dinyatakan selesai pada 22 Januari 2025.

Hasilnya menunjukkan performa yang sangat positif dan bahkan melampaui target awal yang ditetapkan.

“Hasil flow test menunjukkan capaian produksi sumur idle B-05 sekitar 4.500 barel per hari (bph) field oil net, yang secara signifikan melebihi target awal produksi sebesar 1.000 bph,” ujarnya.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa penerapan teknologi intervensi pada sumur tua masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi minyak nasional.

Kabar Baik di Tengah Tantangan Industri Migas

Peningkatan produksi dari sumur idle tersebut menjadi kabar baik bagi sektor energi Indonesia di awal tahun 2026. Terlebih sebelumnya industri migas sempat menghadapi tantangan setelah kerusakan pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia yang berdampak pada penurunan produksi minyak di Blok Rokan.

Keberhasilan ExxonMobil Cepu dalam mengoptimalkan sumur idle diharapkan dapat menjadi contoh bagi operator migas lain untuk terus melakukan inovasi teknologi demi menjaga stabilitas produksi energi nasional.

Terkini