berita

Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak Tumbuh 30%, Anggaran Negara Tahan Hadapi Krisis

Rabu, 4 Maret 2026 | 11:27 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak Tumbuh 30%, Anggaran Negara Tahan Hadapi Krisis

Jakarta, MAHATVA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa isu ekonomi menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan presiden dan wakil presiden serta ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Selasa (3/3/2026) malam.

Hal tersebut disampaikan Purbaya kepada wartawan usai menghadiri pertemuan tersebut.

“Ada bahas antara lain kalau krisis seperti ini berkepanjangan, tahan nggak anggarannya, anggarannya seperti apa,” ujarnya.

Setoran Pajak Naik 30 Persen

Menurut Purbaya, hasil analisis terbaru Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa kondisi fiskal Indonesia masih dalam posisi aman. Ia menyebut adanya perbaikan signifikan pada penerimaan pajak dan bea cukai.

“Analisis kita sekarang tidak ada masalah. Setoran pajak membaik, ada pertumbuhan 30 persen dalam kurun waktu Januari–Februari. Itu angka yang signifikan sekali,” katanya.

Ia menilai peningkatan tersebut mencerminkan adanya perbaikan kondisi ekonomi sekaligus perubahan perilaku kepatuhan pajak masyarakat dan pelaku usaha.

Simulasi Dampak Kenaikan Harga Minyak

Menanggapi pertanyaan mengenai ketahanan ekonomi nasional di tengah eskalasi global, Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan telah melakukan berbagai simulasi, termasuk skenario kenaikan harga minyak selama satu tahun penuh.

“Jadi masih bisa di-absorb kalau harga minyak naik, kalau terlalu tinggi. Tapi kalau ekstrem sekali, akan kita hitung ulang,” ujarnya.

Simulasi tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas APBN di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

Pernyataan ini menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan ekonomi secara cermat dan menyiapkan berbagai skenario untuk memastikan ketahanan fiskal tetap terjaga.

Terkini