berita

Sopir Toyota Calya Ugal-ugalan dan Lawan Arah di Gunung Sahari Ditangkap Polisi

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:27 WIB
Sopir Toyota Calya Ugal-ugalan dan Lawan Arah di Gunung Sahari Ditangkap Polisi

Jakarta, MAHATVA.ID – Aparat kepolisian menangkap sopir mobil Toyota Calya hitam yang mengemudikan kendaraannya secara ugal-ugalan dan melawan arah di kawasan Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Aksi berbahaya tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Petugas lalu lintas yang tengah mengatur arus kendaraan melihat mobil melaju tidak sesuai aturan dan bermanuver secara membahayakan pengguna jalan lain.

Putar Balik dan Lawan Arah Hindari Macet

Pengemudi diketahui memutar balik kendaraan dari arah Gunung Sahari menuju Senen dengan cara melawan arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan. Manuver nekat itu memicu kepanikan dan kemarahan warga sekitar yang kemudian ikut melakukan pengejaran bersama polisi.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat mobil tersebut melindas sepeda motor saat mencoba meloloskan diri dari kepungan warga dan petugas.

Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Akibat aksi melawan arah tersebut, sejumlah pengendara roda dua terserempet. Petugas kepolisian segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold Hutagalung, menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap korban dan kendaraan yang terdampak.

“Kepada korban dalam hal ini pengemudi kendaraan roda dua sedang kita data, tentunya segera dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Sejauh ini, satu pengendara motor telah melaporkan kerusakan kendaraannya di lokasi kejadian. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya korban lain.

Sopir Diamankan, Jalani Tes Urine

Petugas akhirnya berhasil menghentikan laju kendaraan tersebut dan mengamankan sopir ke Pos Lantas Kemayoran. Polisi mendapati dua orang berada di dalam mobil, yakni seorang pria sebagai pengemudi dan seorang perempuan sebagai penumpang.

Keduanya kemudian diproses ke Unit Laka Lantas Kemayoran untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Informasi yang saat ini kami dapatkan seorang pria dan di dalamnya juga ada seorang wanita,” kata Reynold.

Penyidik akan mendalami penyebab pelanggaran lalu lintas tersebut, termasuk kemungkinan pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.

“Segera akan kami lakukan pengecekan khususnya tes urine maupun cek kesehatan terhadap pengemudi apakah ada indikasi menggunakan barang-barang yang dilarang atau berdampak membuat pengemudi ugal-ugalan,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Terkini