berita

Produksi Migas Melonjak 13 Kali Lipat, Sumur Libo SE86 Pertamina Hulu Rokan

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:10 WIB
Produksi Migas Melonjak 13 Kali Lipat, Sumur Libo SE86 Pertamina Hulu Rokan

MAHATVA.ID – Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu minyak dan gas nasional. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pertamina Hulu Rokan dalam pengeboran infill drilling di Lapangan Libo Rokan.

Keberhasilan tersebut ditunjukkan melalui hasil uji produksi Sumur Libo SE86, yang mencatatkan produksi minyak sebesar 1.274 barel minyak per hari (BOPD). Angka ini melonjak hingga 13 kali lipat dari target awal yang hanya dipatok sebesar 98 BOPD.

“Alhamdulillah, ini merupakan good news bagi kita semua. Hasil ini menunjukkan potensi besar dari optimalisasi lapangan migas nasional,” ujar Djoko Siswanto dalam pernyataannya.

Kualitas Reservoir Sangat Prospektif

Berdasarkan hasil pengujian, Sumur Libo SE86 memiliki kandungan air (water cut) 0 persen dan gas sebesar 0,16 MMSCFD. Minyak tersebut berada pada lapisan batu pasir Top Menggala di kedalaman 5.680 feet, dengan tingkat permeabilitas batuan mencapai 2,2 Darcy.

Permeabilitas sebesar itu tergolong sangat baik dan menjadi karakteristik khas reservoir batu pasir (sandstone), yang memungkinkan minyak mengalir dengan optimal dan stabil dalam jangka panjang.

“Dengan karakter reservoir seperti ini, kami berharap produksi dapat distabilkan di angka 500 BOPD, atau lima kali lipat dari target awal,” tambahnya.

Inovasi Teknologi Dorong Lonjakan Produksi

Lonjakan produksi Sumur Libo SE86 tidak terlepas dari penerapan sejumlah inovasi teknologi, di antaranya:

  • Selective perforation untuk mengoptimalkan zona produktif
  • Penerapan Electric Submersible Pump (ESP) berkapasitas rendah
  • Penambahan Advanced Gas Handling (AGH) serta Gas Separator pada sistem ESP

Teknologi ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengangkatan fluida sekaligus menjaga stabilitas produksi.

Empat Sumur Infill Siap Menyusul

Keberhasilan ini menjadi awal dari rangkaian pengembangan Lapangan Libo. Tercatat, masih terdapat empat sumur tambahan yang akan dilakukan pengeboran infill drilling di area yang sama.

“Mohon doa agar seluruh rencana pengeboran berikutnya juga menghadirkan kabar baik bagi ketahanan energi nasional,” pungkas Djoko Siswanto.

Dengan capaian ini, sinergi SKK Migas dan Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan lifting migas nasional.

Lifting Naik: Bisa, Bisa, Bisa!

Terkini