Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Rapim TNI–Polri merupakan agenda rutin tahunan. Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjadikan TNI–Polri sebagai institusi yang kuat, profesional, dan dicintai rakyat.
“Dan terutama tadi pesan beliau untuk menjadi tentara rakyat dan polisi yang dicintai rakyat,” ujar Prasetyo usai rapat.
Menurut Prasetyo, Presiden juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI dan Polri yang terus menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program-program pemerintah. Presiden pun meminta seluruh jajaran untuk terus bersatu dan memperbaiki diri.
“Beliau menekankan agar TNI dan Polri terus merapatkan barisan, memperbaiki diri, dan bersatu demi kepentingan bangsa dan negara,” katanya.
Selain itu, Presiden Prabowo juga meminta pimpinan TNI–Polri agar tidak ragu memberikan penghargaan kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan dharmabakti kepada bangsa, baik melalui kenaikan pangkat maupun kesempatan pendidikan lanjutan.