berita

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Hebat di Desa Sofyanin, Rumah Warga Ludes Terbakar

Sabtu, 19 Juli 2025 | 23:22 WIB
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Hebat di Desa Sofyanin, Rumah Warga Ludes Terbakar

MAHATVA.ID -Musibah kebakaran hebat kembali mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sebuah rumah milik warga bernama Uri Rumfaan di Desa Sofyanin, Kecamatan Fordata, hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam (19/7/2025) sekitar pukul 23.30 WIT. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh isi rumah ludes tak bersisa.

Kebakaran bermula dari salah satu kamar rumah dan dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan semi permanen. Dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting listrik.

“Api muncul tiba-tiba dari kamar, langsung menyebar ke seluruh rumah. Kami duga karena korsleting,” ungkap seorang warga yang ikut membantu proses pemadaman.

Minim Alat, Warga Hanya Andalkan Ember

Upaya pemadaman dilakukan warga secara gotong royong menggunakan alat seadanya. Tidak adanya unit pemadam kebakaran di Kecamatan Fordata membuat upaya pemadaman nyaris sia-sia.

“Kami hanya bisa siram pakai ember. Api terlalu besar. Rumahnya tidak bisa diselamatkan,” ujar Kepala Desa Sofyanin, Melkior Sabonu, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.


Ia menambahkan bahwa hingga kini belum ada data pasti mengenai kerugian. Namun diperkirakan, nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah, karena seluruh barang-barang milik korban tidak sempat diselamatkan.

Korban Ditampung Sementara di Rumah Dinas Kades

Kepala desa mengungkapkan bahwa untuk sementara waktu, korban ditampung di rumah dinas kepala desa sambil menunggu perhatian dari pemerintah daerah.

"Kami akan mendokumentasikan titik koordinat serta kondisi rumah yang terbakar sebagai bahan laporan resmi. Pada hari Minggu,

Selanjutnya  menyampaikan laporan tersebut secara berjenjang kepada pihak Kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial agar segera mendapatkan tindak lanjut dan bantuan yang diperlukan,” jelas Kepala Desa Sofyanin, Melkior Sabonu.


Warga Desak Pemkab Sediakan Armada Pemadam di Tiap Kecamatan

Musibah ini kembali menyoroti lemahnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menangani bencana kebakaran di wilayah pedesaan dan terpencil. Hingga saat ini, tidak satu pun armada pemadam kebakaran tersedia di Kecamatan Fordata. Warga hanya mengandalkan kekuatan manual setiap kali musibah terjadi.

“Kalau situasi ini dibiarkan terus, bukan cuma harta yang hilang, tapi bisa nyawa juga. Pemkab harus segera siapkan mobil pemadam di setiap kecamatan,” tegas seorang tokoh pemuda setempat.

Halaman:

Terkini