berita

Erwan Harliantoro Pastikan Satgas 751/VJS Siap Pulangkan Pengungsi Pegunungan Bintang

Sabtu, 2 Agustus 2025 | 12:32 WIB
Erwan Harliantoro Pastikan Satgas 751/VJS Siap Pulangkan Pengungsi Pegunungan Bintang

MAHATVA.ID — Komandan Satgas Yonif 751/VJS, Letkol Inf Erwan Harliantoro menegaskan komitmen pihaknya untuk membantu proses pemulangan warga yang mengungsi akibat kerusuhan di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Satgas Pamtas RI–PNG Statis Koops Swasembada di bawah kepemimpinannya juga siap mendirikan hunian sementara hingga membangun kembali rumah warga.

"Satgas kami siap membantu kepulangan warga. Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan pemulihan kehidupan masyarakat berjalan dengan baik," tegas Letkol Erwan Harliantoro dalam rapat bersama Pemkab Pegunungan Bintang, DPRD, serta tokoh masyarakat di Guest House Susteran, Distrik Serambakon, Kamis (31/7/2025).

Rapat tersebut membahas langkah pemulangan warga yang sejak beberapa waktu terakhir mengungsi ke hutan pasca-dirusaknya tiga jembatan penghubung oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Sebagai respons cepat, Satgas 751/VJS telah melakukan perbaikan terhadap jembatan yang menghubungkan Kampung Serambakon, Distrik Oksop, dan Oksibil pada 22 Juli 2025.

"Perbaikan infrastruktur ini bukan hanya bentuk kehadiran kami, tapi juga upaya memulihkan ekonomi masyarakat," tambahnya.

Selain itu, Satgas di bawah komando Letkol Erwan juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras dan sembako kepada para pengungsi.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan menjadi prioritas utama selama proses pemulangan berlangsung.

"Kami ingin memastikan para pengungsi tidak kekurangan makanan. Jika ada warga yang belum memiliki tempat tinggal, kami siap dirikan tenda dan bantu bangun rumah selama bahan disiapkan pemerintah," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Letkol Erwan juga membantah tudingan yang menyebut TNI menggunakan gereja sebagai pos.

Ia menyebut informasi tersebut tidak benar dan diduga sengaja disebarkan untuk membentuk opini negatif terhadap TNI.

"Masyarakat jangan mudah percaya isu hoaks. Bila ada informasi negatif, laporkan agar kami bisa klarifikasi langsung di lapangan," tegasnya.

Apresiasi atas langkah cepat Satgas Pamtas RI-PNG disampaikan oleh Kepala Distrik Oksop, Alfred Tapyor.

Ia menilai langkah ini sebagai awal penting bagi proses pemulihan dan pembangunan kembali konektivitas daerah yang sebelumnya terputus akibat aksi KKB.

Halaman:

Terkini