Jakarta, MAHATVA.ID — Penyakit lambung seperti gastritis, GERD (gastroesophageal reflux disease), dan tukak lambung bukan hanya gangguan ringan yang bisa diabaikan. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi serius, bahkan berdampak pada organ vital lainnya seperti jantung.
Dr. Rini Kartikasari, SpPD, spesialis penyakit dalam, menjelaskan bahwa banyak pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi parah karena terlalu lama menyepelekan gejala awal.
“Gejala seperti nyeri di ulu hati, mual, kembung, atau rasa terbakar di dada sering dianggap masuk angin biasa. Padahal, itu bisa jadi tanda penyakit lambung kronis,” tegasnya.
Penyakit lambung dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:
Pola makan tidak teratur
Konsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak berlebihan
Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
Stres berkepanjangan
Penggunaan obat anti nyeri (NSAID) tanpa pengawasan dokter
Yang mengejutkan, gangguan lambung yang tidak tertangani juga bisa memicu gejala yang mirip dengan penyakit jantung, seperti nyeri dada dan sesak napas. Inilah yang membuat diagnosis sering kali membingungkan jika tidak dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Kami menemukan banyak pasien GERD mengalami keluhan psikosomatik, seperti kecemasan hingga gangguan tidur,” tambah dr. Rini.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengobati diri sendiri secara sembarangan dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala berulang. Selain itu, perubahan gaya hidup menjadi kunci utama pencegahan.
Langkah Pencegahan Penyakit Lambung:
Makan teratur dalam porsi kecil