“Jangan langsung menyimpulkan pemerintah abai hanya karena ada satu-dua rumah yang belum tertangani,” ujarnya.
Ia bahkan balik bertanya kepada Hengky, mengapa tidak mengusulkan penanganan RTLH di dapilnya sejak awal, jika memang ada kasus mendesak.
“Kecuali itu karena bencana, baru bisa langsung ditangani. Kita harus tanggap, tapi juga berdasarkan usulan yang tepat,” imbuhnya.
Mazhab: Mamin dan RTLH Tidak Bisa Dibandingkan Langsung
Menurut Mazhab, membandingkan anggaran mamin Rp 1 miliar dengan anggaran RTLH yang mencapai puluhan miliar adalah sesuatu yang tidak sebanding (apple to apple).
“Anggaran mamin itu untuk kebutuhan satu tahun. Jadi menurut saya, mari bicara pakai data yang akurat,” pungkas Sekretaris Komisi C DPRD Kota Depok itu.
Polemik ini pun membuka tabir dinamika politik di balik pengelolaan anggaran daerah, yang semestinya dibahas secara obyektif, berlandaskan data, dan bukan sekadar kritik sepihak.