berita

CV Arkilo Jaya Mandiri Dorong Pembangunan Gereja Awear Rumngeur dan Ekonomi Lokal Lewat Inovasi Arang Batok Kelapa

Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:40 WIB
CV Arkilo Jaya Mandiri Dorong Pembangunan Gereja Awear Rumngeur dan Ekonomi Lokal Lewat Inovasi Arang Batok Kelapa

MAHATVA.ID -Inovasi ekonomi kreatif berbasis potensi lokal kembali hadir dari Maluku. CV Arkilo Jaya Mandiri di Desa Awear Rumngeur, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, memprakarsai pengolahan arang batok kelapa sebagai sumber pendapatan masyarakat. Hasil penjualan produk ini tidak hanya menggerakkan roda perekonomian warga, tetapi juga dialokasikan untuk mendukung pembangunan gereja baru di desa tersebut.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja Awear Rumngeur, Samuel Kabresy, mengapresiasi inisiatif ini sebagai kolaborasi strategis antara dunia usaha dan masyarakat.

“Kehadiran CV Arkilo Jaya Mandiri membuka peluang usaha mandiri yang tidak hanya menambah penghasilan warga, tetapi juga mempercepat pembangunan gereja. Jika harga arang meningkat, kami menerimanya dengan lapang dada demi kemajuan desa,” ujarnya.

Potensi Ekspor dan Daya Saing Global

Pemilik CV Arkilo Jaya Mandiri, Bram Sarwuna, menegaskan bahwa arang batok kelapa memiliki nilai strategis sebagai salah satu komoditas unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Menurutnya, tren permintaan ekspor arang batok kelapa terus meningkat, khususnya dari negara-negara di Asia, Eropa, dan Timur Tengah yang memanfaatkan produk ini untuk industri kuliner, kesehatan, dan energi ramah lingkungan.

“Kami berharap pemerintah daerah turut mendorong peningkatan kapasitas SDM agar masyarakat memahami potensi besar arang batok kelapa. Komoditas ini memiliki prospek cerah untuk pasar domestik maupun ekspor, berdampingan dengan kelapa/kopra, rumput laut, dan komoditas perikanan lainnya,” jelas Bram.

Bram menambahkan, pengelolaan berkelanjutan sangat penting agar usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin usaha ini memberi dampak ganda: kesejahteraan ekonomi dan kesadaran lingkungan di masyarakat,” imbuhnya.

Kontribusi pada Ekonomi Daerah

Inisiatif ini dipandang selaras dengan upaya pemerintah dalam memperluas basis ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Produk turunan kelapa seperti arang batok dinilai mampu memberikan nilai tambah signifikan dibandingkan penjualan kelapa mentah, sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan regulasi, pelatihan, dan fasilitas pemasaran yang memadai, sehingga potensi arang batok kelapa dapat terintegrasi dalam rantai pasok ekspor.

Warisan Positif untuk Generasi Mendatang

Sinergi antara pelaku usaha dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan desa inovatif di Kepulauan Tanimbar, di mana potensi lokal diolah secara kreatif dan hasilnya dikembalikan kepada warga.

Melalui langkah ini, CV Arkilo Jaya Mandiri optimistis Desa Awear Rumngeur tidak hanya menjadi sentra arang batok kelapa di Maluku, tetapi juga pemain di pasar global.

Dengan pengelolaan yang tepat, inisiatif ini diyakini akan meninggalkan warisan positif bagi generasi mendatang: desa yang mandiri secara ekonomi, berdaya saing tinggi, serta memiliki infrastruktur keagamaan yang memadai.

Terkini