MAHATVA.ID -Semangat kemerdekaan membara di Kecamatan Fordata saat puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Masihin Sabonu, Desa Romean, Minggu (17/8/2025). Dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara berlangsung khidmat sejak pukul 09.30 hingga 10.35 WIT, dipimpin langsung oleh Camat Fordata, Rizal H. Lalaun, SE, selaku Inspektur Upacara.
Upacara diwarnai penampilan disiplin pasukan upacara yang terdiri dari Linmas, ASN, pelajar SMA, SMP, hingga SD. Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung lancar dengan Melinda Masbait sebagai pembawa baki, didampingi tiga penggerek bendera yakni Jondi Piter Wuarlela (kanan), Lukas Urutman (tengah), dan Marvel Elat (kiri). Komandan Paskibra dipercayakan kepada Pelipus Rahansamar.
Perwira Upacara adalah Aipda R. Tanifan, sementara Aipda R. Talaut bertindak sebagai Komandan Upacara. Teks Proklamasi dibacakan oleh Aristoteles Tuatfaru, S.Pd, dan doa dipimpin oleh Pdt. M. Talutu, S.Th.
Kehadiran Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat
Upacara turut dihadiri unsur Forkopimcam, di antaranya Sekcam Hendrikus Wuarmanut, Kapolsek Fordata Ipda Barry Hulkyawar, serta perwakilan Danramil 1507-01/Larat Sertu Markus Patian. Hadir pula Kepala Puskesmas, para kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, para pendidik, serta masyarakat setempat yang memadati lapangan. Kehadiran berbagai elemen tersebut menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum persatuan dan kebersamaan seluruh komponen bangsa.
Pesan Nasionalisme dan Komitmen Pembangunan
Usai memimpin upacara, Camat Fordata Rizal H. Lalaun, SE, dalam keterangannya kepada awak media menegaskan bahwa masyarakat Fordata pada hakikatnya masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan sehingga belum sepenuhnya merdeka. Ia mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi dorongan bersama untuk membenahi kekurangan yang ada.
Kendati demikian, Rizal mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tetap hidup rukun, damai, serta saling bekerja sama dalam mendukung program pemerintah. Menurutnya, persatuan dan kebersamaan merupakan kunci untuk mewujudkan kesejahteraan daerah.
“Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 ini hendaknya menjadi refleksi bersama untuk menumbuhkan nasionalisme, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga nilai adat dan budaya lokal sebagai kekuatan bangsa. Generasi muda harus dibina agar memiliki karakter kuat, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi identitas daerah dalam bingkai NKRI,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan pembangunan. “Semangat kebersamaan inilah yang harus kita rawat, karena hanya dengan persatuan kita dapat membawa Fordata maju dan Indonesia semakin sejahtera,” pungkas Rizal dengan penuh keyakinan.
Hal senada disampaikan Sertu Markus Patian mewakili Danramil 1507-01/Larat. Ia menegaskan, “Momentum HUT RI ke-80 harus menjadi pendorong untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme masyarakat dalam membangun karakter bangsa yang berlandaskan persatuan demi terwujudnya Indonesia yang damai, aman, dan sejahtera.”
Sementara itu, Kapolsek Fordata Ipda Barry Hulkyawar menambahkan bahwa jajaran kepolisian siap bersinergi mendukung seluruh program kebangsaan.
“Sebagai Forkopimcam, kami solid mendukung perayaan HUT RI ke-80. Nilai nasionalisme, patriotisme, dan semangat NKRI Harga Mati harus terus ditanamkan demi mewujudkan Indonesia yang maju menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya menegaskan.
Rangkaian Kegiatan dan Penutup
Selain upacara, panitia juga menggelar berbagai lomba dan kegiatan masyarakat, di antaranya bola voli putra, futsal putri, senam bersama, jalan santai, hingga forum diskusi, yang melibatkan partisipasi luas warga Fordata.