berita

Pemkab Bogor Prioritaskan Perbaikan SDN Nangela, Siswa Sementara Belajar di Majelis Taklim

Rabu, 3 September 2025 | 19:20 WIB
Pemkab Bogor Prioritaskan Perbaikan SDN Nangela, Siswa Sementara Belajar di Majelis Taklim

Bogor, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan perbaikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nangela, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, segera dilakukan setelah insiden robohnya atap ruang kelas pada Minggu (31/8/2025).

Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Rusliandy, menegaskan perbaikan fisik sekolah menjadi skala prioritas pada APBD 2025–2026.

“Untuk tahun ini, akan dibangun satu ruang kelas dan turap penahan tebing. Sementara pada 2026 akan dilanjutkan pembangunan enam ruang kelas, kantor guru, perpustakaan, lapangan upacara, pemagaran, serta turap lanjutan,” jelasnya, Senin (1/9/2025).

Meski ruang belajar rusak, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Siswa dipindahkan sementara ke majelis taklim sekitar sekolah agar tetap bisa mengikuti pelajaran.

Belajar Darurat di Majelis Taklim

Salah satu siswa kelas 5, Rifki (11), mengaku kaget saat melihat ruang kelasnya ambruk.

“Sedih karena kelas saya rusak, jadi belajar di tempat lain. Tapi saya senang masih bisa sekolah bersama teman-teman,” tuturnya.

Sementara itu, seorang wali murid, Siti Maryam (36), berharap Pemkab segera mempercepat perbaikan.

“Kami khawatir anak-anak tidak nyaman belajar di tempat darurat. Semoga pemerintah cepat membangun kembali sekolah agar anak-anak bisa belajar dengan aman,” ujarnya.

Kerusakan Masuk Kategori Berat

Menurut Warman, Kepala Bidang Pembinaan Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Bogor, hasil monitoring menunjukkan kerusakan di SDN Nangela termasuk kategori berat.

“Kerusakan meliputi dua ruang kelas, satu ruang guru, satu ruang kelas terdampak, serta turap penahan tebing yang bergeser,” katanya.

Selain itu, lapangan sekolah masih berupa tanah dan jumlah ruang kelas masih kurang, sehingga membutuhkan pengembangan sarana tambahan.

Harapan Pemkab Bogor

Rusliandy menegaskan, meski tidak ada korban jiwa, keselamatan siswa tetap menjadi perhatian utama. “Kami imbau pengawas, guru, dan orangtua agar selalu memperhatikan keamanan anak-anak saat beraktivitas,” pungkasnya.

Dengan langkah cepat ini, Pemkab Bogor berharap perbaikan bisa segera dimulai sehingga siswa kembali belajar di ruang kelas yang aman, layak, dan nyaman.

Terkini