Rapat tahunan Desa Tutukembong ditutup dengan kesepakatan penting untuk memperketat seleksi usulan program pemberdayaan agar lebih tepat sasaran, merata, serta mampu mencegah potensi ketidakselarasan sosial. Komitmen tersebut dipertegas melalui penandatanganan berita acara oleh seluruh pemangku kepentingan, sebagai simbol kesatuan langkah dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung program prioritas pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Menutup forum, Ketua BPD Tutukembong, Petrus Feninlambir, menegaskan bahwa hasil musyawarah ini akan menjadi pijakan utama dalam perencanaan pembangunan. “Musyawarah ini menjadi dasar untuk memastikan pembangunan 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar formalitas,” tandasnya.
Dengan demikian, forum tersebut tidak hanya menghadirkan keputusan administratif, tetapi juga meneguhkan arah pembangunan desa yang lebih partisipatif, berkeadilan, dan berkelanjutan.