berita

Mensos Gus Ipul Janjikan Program Usaha Mandiri untuk Orang Tua Korban Unjuk Rasa Affan Kurniawan

Kamis, 4 September 2025 | 14:37 WIB
Mensos Gus Ipul Janjikan Program Usaha Mandiri untuk Orang Tua Korban Unjuk Rasa Affan Kurniawan

Jakarta, MAHATVA.ID – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan komitmen Kementerian Sosial (Kemensos) untuk membantu orang tua Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban meninggal dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.

Melalui program pemberdayaan Kemensos, orang tua Affan akan difasilitasi untuk merintis usaha mandiri. Hal itu disampaikan Mensos usai mengunjungi kediaman almarhum di Kelurahan Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/9/2025).

“Kami tadi berdialog dengan orang tua Affan tentang usaha-usaha yang ingin dirintis jika berkesempatan memiliki usaha mandiri. Di Kemensos ada program pemberdayaan yang nanti bisa kita diskusikan lebih lanjut. Tadi disampaikan beliau memang punya minat untuk ikut,” ujar Gus Ipul dalam keterangan resmi.

Santunan Rp15 Juta dan Paket Sembako

Dalam kunjungan tersebut, Mensos menyerahkan santunan sebesar Rp15 juta beserta paket sembako untuk keluarga korban. Bantuan itu merupakan bagian dari program rutin Kemensos bagi keluarga yang mengalami musibah akibat berbagai sebab.

“Ini salah satu bentuk program kami yang memang diberikan kepada keluarga yang mengalami musibah karena sebab-sebab tertentu,” jelasnya.

Korban Unjuk Rasa Dapat Bantuan Kemensos

Gus Ipul menegaskan, Kemensos juga akan memberikan perhatian khusus kepada para korban unjuk rasa di berbagai daerah. Data sementara menunjukkan terdapat tujuh korban meninggal yang sudah masuk dalam proses asesmen Kemensos.

“Yang wafat itu ada tujuh kalau saya tidak salah, sudah dalam proses asesmen. Termasuk yang di Makassar dan di tempat lain juga akan mendapatkan santunan. Untuk korban luka berat, ada enam orang yang juga akan mendapatkan bantuan pengobatan,” ungkapnya.

Proses Asesmen Terus Berjalan

Menurut Mensos, jumlah korban masih terus bertambah. Data dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) menyebutkan ada 10 orang meninggal dunia akibat unjuk rasa yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Kita akan data ulang. Saat ini yang sudah selesai asesmen ada tujuh orang, sedangkan tiga lainnya masih dalam proses verifikasi. Setelah itu, baru kita salurkan santunan,” terang Gus Ipul.

Kasus Affan Kurniawan

Sebelumnya, pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan meninggal dunia usai tertabrak kendaraan taktis (rantis) polisi saat demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam (28/8/2025). Peristiwa tragis tersebut memicu keprihatinan publik dan mendorong pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial bagi keluarga korban.

Komitmen Kemensos

Kemensos memastikan langkah konkret melalui asesmen lapangan, kolaborasi dengan berbagai pihak, serta program pemberdayaan ekonomi yang menyasar keluarga korban. Dengan cara ini, pemerintah berharap keluarga yang ditinggalkan dapat bangkit dan mandiri secara ekonomi.

“Nanti akan kita sinergikan, kolaborasikan, dan kita rintis melalui asesmen. Apa yang memungkinkan untuk bisa kita jadikan program bersama dengan orang tua almarhum,” tegas Gus Ipul.

Terkini