berita

Pelantikan Menteri dan Kepala Badan di Istana Negara, Tekad Loyalitas hingga Penguatan Komunikasi Publik

Kamis, 18 September 2025 | 15:32 WIB
Pelantikan Menteri dan Kepala Badan di Istana Negara, Tekad Loyalitas hingga Penguatan Komunikasi Publik

Jakarta, Mahatva.id – Suasana khidmat mewarnai Istana Negara, Jakarta, ketika Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri, wakil menteri, dan kepala badan pada Rabu (17/9/2025). Usai prosesi, para pejabat yang baru dilantik menyampaikan pesan dan komitmen terkait amanah yang mereka emban.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Djamari Chaniago menegaskan tekadnya untuk terus mengabdi tanpa mengenal kata lelah.

“Gunakan sisa umur untuk kepentingan bangsa dan negara. Gunakan sisa umur itu untuk tetap mengabdi kepada bangsa dan negara. Gak ada istilah istirahat,” ujarnya usai pelantikan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan generasi muda dan pengembangan olahraga nasional. Ia menegaskan, olahraga bukan hanya prestasi, tetapi juga alat diplomasi bangsa.

“Olahraga harus menjadi alat pemersatu bangsa. Olahraga adalah duta bangsa di dunia. Artinya kita harus menaikkan marwah, martabat, dan kedigdayaan kita sebagai bangsa,” ungkap Erick.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang baru dilantik, Angga Raka Prabowo, menegaskan pihaknya akan memperkuat koordinasi dan sinergi komunikasi lintas kementerian dan lembaga. Ia menyebut transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menjadi badan baru merupakan langkah strategis dalam memperbaiki eksekusi komunikasi pemerintah.

“Ini bukan badan baru, tapi transformasi dari PCO. In line dengan posisi saya di Komdigi, kita perkuat komunikasi agar semua program Bapak Presiden tersampaikan kepada publik,” ucap Angga.

Ia menambahkan, badan yang dipimpinnya juga berfungsi sebagai jembatan dua arah.

“Kita juga harus mendengarkan suara publik di media. Dan yang terpenting, arahan Bapak Presiden bisa dikoordinasikan, diselaraskan, disinkronisasikan di antara kementerian lembaga dan bersama media,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menyatakan pihaknya akan menjalankan mandat sesuai Peraturan Presiden, terutama dalam hal monitoring dan evaluasi program prioritas.

“Ke depan insyaallah KSP bukan hanya orientasi ke dalam, tapi juga ke depan,” ujarnya.

Pelantikan ini tidak sekadar pergantian pejabat, melainkan simbol komitmen kolektif Kabinet Merah Putih untuk bekerja maksimal demi kepentingan bangsa. Dari tekad pengabdian hingga penguatan komunikasi publik, para pejabat menegaskan kesiapan mendukung visi Presiden Prabowo membangun Indonesia yang lebih kuat, berdaulat, dan sejahtera.

Terkini