Aksi demonstrasi yang berlangsung damai ini memperlihatkan konsolidasi pemuda dan ormas di Tanimbar dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Meski belum ada keputusan final, komitmen pemerintah daerah dan DPRD untuk menindaklanjuti tuntutan diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian persoalan mendesak, terutama terkait aktivasi RS PP Magretti dan kepastian nasib 592 PPPK.
Hingga berita ini diturunkan, peserta aksi masih beristirahat untuk makan siang di depan kantor DPRD dan dijadwalkan akan diterima dalam audiensi resmi di ruang rapat DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar.