berita

AHY dan Wakil Presiden Swiss Bahas Kerja Sama Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Senin, 6 Oktober 2025 | 10:23 WIB
AHY dan Wakil Presiden Swiss Bahas Kerja Sama Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Jakarta, MAHATVA.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Konfederasi Swiss sekaligus Menteri Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Riset, HE Guy Parmelin, untuk memperkuat hubungan kerja sama Indonesia–Swiss, khususnya di bidang infrastruktur berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, AHY menegaskan bahwa kedua negara memiliki potensi besar untuk memperdalam kemitraan strategis, terutama dalam mendorong pembangunan infrastruktur hijau, efisien, dan inklusif.

“Saya meyakini terdapat potensi besar sinergi antara Indonesia dan Swiss di bidang infrastruktur. Selama beberapa tahun terakhir, Swiss Business Hub di Jakarta telah aktif mendorong kerja sama antara kedua negara,” ujar AHY dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10/2025).

Ia menambahkan, berbagai pertemuan bisnis telah dilakukan, termasuk Konferensi Hidroenergi Swiss–Indonesia yang berlangsung awal tahun ini. “Saya menantikan langkah-langkah konkret selanjutnya untuk semakin memperkuat kerja sama ini,” imbuhnya.


Swiss Jadi Mitra Penting untuk Infrastruktur Hijau

AHY menyoroti keunggulan Swiss dalam pengembangan solusi infrastruktur berkelanjutan, mulai dari sistem transportasi publik berbasis energi ramah lingkungan, pemanfaatan tenaga air sebagai sumber energi utama, hingga sistem pengelolaan sampah yang efektif melalui daur ulang dan pemanfaatan energi hasil insinerasi.

“Swiss memiliki pengalaman panjang dalam membangun ekonomi yang bersih, efisien, dan berkelanjutan. Praktik-praktik baik ini relevan untuk mendukung agenda pembangunan Indonesia, khususnya dalam pengembangan energi bersih dan pembiayaan infrastruktur yang lebih terjangkau,” ujar AHY.


Parmelin: Swiss Dukung Ambisi Indonesia

Sementara itu, HE Guy Parmelin menegaskan komitmen pemerintah Swiss untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia. Ia menyebutkan bahwa kemitraan kedua negara memiliki landasan kuat melalui Indonesia–EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), yang memberikan kerangka hukum jelas untuk memperdalam hubungan ekonomi bilateral.

“Lebih dari 150 perusahaan Swiss telah beroperasi di Indonesia, menciptakan ribuan lapangan kerja berkualitas serta mendorong inovasi. Melalui inisiatif Team Switzerland Infrastructure, kami siap mendukung ambisi Indonesia dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berketahanan dan berkelanjutan,” kata Parmelin.


Teken MoU Swissmem dan MKI

Sebagai bagian dari pertemuan tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Swissmem, asosiasi industri Swiss, dan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI). Kesepakatan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk memperkuat pertukaran teknis serta menjajaki peluang kerja sama bisnis di sektor energi dan kelistrikan.


Langkah Strategis Menuju Infrastruktur Hijau

Pertemuan bilateral Indonesia–Swiss ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kedua negara. Selain memperluas kolaborasi ekonomi, kerja sama ini juga mendukung agenda pembangunan infrastruktur nasional yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan, demi manfaat bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Terkini