berita

Presiden Prabowo: TNI adalah Anak Kandung Rakyat Indonesia

Senin, 6 Oktober 2025 | 10:50 WIB
Presiden Prabowo: TNI adalah Anak Kandung Rakyat Indonesia

Jakarta, MAHATVA.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan bagian yang tak terpisahkan dari rakyat Indonesia. Menurutnya, TNI lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan siap mengorbankan jiwa raga demi bangsa serta negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam upacara peringatan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (5/10/2025).

“TNI adalah anak kandung rakyat Indonesia. TNI berasal dari rakyat, timbul dan tenggelam bersama rakyat. TNI selalu mengabdi kepada bangsa dan rakyat serta siap mengorbankan jiwa dan raga untuk bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa di tengah dinamika global dan ketidakpastian geopolitik, TNI merupakan benteng pertahanan sekaligus tulang punggung NKRI yang menjamin kedaulatan dan menjaga keutuhan bangsa.

Presiden juga mengajak seluruh prajurit untuk selalu mengingat sejarah panjang perjuangan TNI yang tidak terpisahkan dari perjuangan rakyat Indonesia.

“Marilah kita sejenak mengingat sejarah perjalanan bangsa dan TNI. Dari sejarah itulah kita memahami makna pengabdian sejati,” ucapnya.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kesiapan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan, termasuk kemajuan teknologi dan perubahan geopolitik dunia.

“TNI tidak boleh ketinggalan, tidak boleh lengah. TNI harus terus membina diri, melatih diri, dan mengikuti perkembangan zaman, termasuk penguasaan kecerdasan buatan dan teknologi siber,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan teladan di tubuh TNI. Setiap pemimpin, kata Prabowo, harus menjadi panutan bagi bawahannya.

“Kepemimpinan di TNI harus berdasarkan keteladanan, yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo. Tidak ada tempat bagi pemimpin yang tidak profesional dan tidak memahami tugasnya,” katanya.
“Panglima TNI dan para kepala staf harus terus menilai dan menyeleksi pemimpin terbaik berdasarkan prestasi dan pengabdian, bukan sekadar senioritas,” lanjutnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya peran TNI dalam menjaga kekayaan alam Indonesia dari incaran kekuatan asing. Ia menegaskan, TNI harus turut membantu pemerintah dan penegak hukum dalam mengelola sumber daya alam demi kesejahteraan rakyat.

“Kekayaan kita harus diselamatkan, dikelola dengan bijak untuk menghapus kemiskinan. TNI harus menjadi bagian dari upaya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa agar Indonesia menjadi negara maju, modern, dan makmur,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI dan keluarganya atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam menjaga kedaulatan bangsa.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para istri dan anak prajurit yang tabah mendukung suami dan ayah mereka bertugas di berbagai daerah, bahkan di tempat berbahaya. Saya selalu berdoa agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi seluruh prajurit dan keluarga mereka,” pungkasnya.

Terkini