berita

Atlet Difabel Kabupaten Bogor Raih 20 Medali di Hari Pertama Peparpeda Jabar 2025

Selasa, 30 September 2025 | 15:12 WIB
Atlet Difabel Kabupaten Bogor Raih 20 Medali di Hari Pertama Peparpeda Jabar 2025

BANDUNG, MAHATVA.ID – Prestasi membanggakan berhasil diraih para atlet difabel Kabupaten Bogor pada hari pertama pelaksanaan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025 yang digelar di Kota Bandung, Selasa (30/9/2025).

Kontingen Kabupaten Bogor langsung tampil gemilang dengan mengoleksi 20 medali, terdiri dari 8 emas, 10 perak, dan 2 perunggu, dari empat cabang olahraga yaitu atletik, tenis meja, renang, dan badminton.


Atletik Jadi Lumbung Medali

Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang medali terbanyak. Medali emas diraih oleh Nur Aida (100m T37-38), Desi Ratnasari (100m T44), Putra (100m T11-12), M. Arya Wiraharja (100m T44), dan Fajar Fadilah (tolak peluru F20).

Lima medali perak juga datang dari atletik atas nama Maulidah Khopipah (tolak peluru F40-41 open), Desi Ratnasari (tolak peluru T44), Oriyana Putri (400m T45-47), Siti Marwatul (tolak peluru F57 open), dan Aldi Saputra (100m T45-47).
Sementara satu medali perunggu disumbangkan oleh Fajar Fadilah di nomor 400m T20.


Renang dan Tenis Meja Juga Persembahkan Medali

Dari cabang renang, para atlet difabel Kabupaten Bogor berhasil membawa pulang lima medali perak, atas nama Nur Anis Fitriyani (57 - S10 100m gaya bebas putri), Raisham Rasya Wibowo (S7-S10 100m gaya bebas putra), Rahma Al Ramadhani (S14 100m gaya punggung putri), Tiara Salsabilah (S7-S10 50m gaya kupu-kupu putri), dan M. Riki (S7-S10 50m gaya kupu-kupu putra).

Dari cabang tenis meja, tiga medali emas berhasil diraih oleh Bagus Surya Akbar (TT1-5), Ai Aprilia (TT1-5), dan Ahmad Fiqri (TT6-8), serta satu perunggu oleh M. Rezza Anggara (TT6-8).

Sementara dari badminton, M. Rafi (SU5 Putra) menambah satu medali perunggu untuk Kabupaten Bogor.


Apresiasi dan Harapan dari Kontingen

Ketua Kontingen Peparpeda Kabupaten Bogor, Hendarsah, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas perjuangan para atlet.

“Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa di hari pertama. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, prestasi bisa diraih meski penuh keterbatasan. Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, dan berharap bisa terus menambah pundi-pundi medali di hari berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Olahraga Disabilitas Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, turut mengapresiasi perjuangan anak didiknya.

“Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Bogor, tetapi juga menjadi bukti bahwa anak-anak difabel memiliki potensi luar biasa jika diberikan kesempatan dan dukungan. Kami akan terus memberikan motivasi, pembinaan, serta memastikan mereka mendapat fasilitas layak untuk berkembang,” ungkap Bambang.

Pihak NPCI Kabupaten Bogor juga memberikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pendamping, serta pihak sekolah yang telah mendukung pembinaan atlet difabel.

Dengan raihan awal yang gemilang ini, kontingen Kabupaten Bogor optimistis akan menambah koleksi medali di hari-hari berikutnya dari cabang olahraga yang masih dipertandingkan.

Terkini