• Kamis, 15 Oktober 2026

Persiapan Peparda VII Dimatangkan, Rudy Susmanto Rencanakan Rumah Istimewa Atlet Disabilitas

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:44 WIB
Rudy Susmanto Matangkan Persiapan Peparda VII Jabar 2026
Rudy Susmanto Matangkan Persiapan Peparda VII Jabar 2026
BOGOR, MAHATVA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto mematangkan persiapan kontingen Kabupaten Bogor untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026. Persiapan mencakup kesiapan atlet, program latihan, dukungan pembiayaan, hingga pembentukan kepengurusan kontingen.

Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Soekarno Hatta, Rabu (14/10/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan atlet Kabupaten Bogor dapat bertanding secara optimal pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Selain mempersiapkan kontingen Peparda, Pemerintah Kabupaten Bogor juga merencanakan pembangunan Rumah Istimewa bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dan Special Olympics Indonesia (SOIna).

Baca Juga: Rudy Susmanto Bangga, 5 Atlet NPCI Bogor Tampil di Asian Para Games 2026

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi atlet dan anak-anak penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, serta meraih prestasi di bidang olahraga.

Menurutnya, dukungan pemerintah tidak cukup hanya melalui keikutsertaan dalam kompetisi. Pembinaan berkelanjutan dan penyediaan fasilitas yang memadai juga diperlukan agar atlet dapat mengembangkan kemampuan secara optimal.

“Bersama NPCI dan SOIna, kita ingin menghadirkan dukungan nyata bagi para atlet penyandang disabilitas melalui pembangunan Rumah Istimewa. Kita ingin memastikan setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berlatih, dan meraih prestasi terbaiknya,” ujar Rudy.

Baca Juga: Asian Para Games 2026: Lima Atlet NPCI Kabupaten Bogor Bela Indonesia

Rencana pembangunan Rumah Istimewa tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga inklusif di Kabupaten Bogor. Namun, realisasi fasilitas itu tetap memerlukan tindak lanjut dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Asnan menjelaskan, gagasan pembangunan Rumah Istimewa berawal dari upaya memperkuat pembinaan atlet penyandang disabilitas melalui Sekolah Olahraga Disabilitas (SOD).

Program tersebut dikembangkan sebagai wadah pembinaan, perekrutan, dan evaluasi kemampuan atlet agar mereka memperoleh kesempatan berlatih secara lebih terarah.

Baca Juga: NPCI Kabupaten Bogor Siapkan 12 Atlet Angkat Berat, Bidik 10 Emas di Peparda VII Jabar 2026

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap semakin banyak atlet penyandang disabilitas yang dapat mengembangkan kemampuan dan berpartisipasi dalam kompetisi olahraga.

Setelah menjalani pembinaan selama sekitar enam bulan, atlet binaan SOD Kabupaten Bogor berhasil meraih posisi kedua dalam ajang Piala Gubernur.

Capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperkuat dukungan fasilitas bagi atlet penyandang disabilitas.

Baca Juga: NPCI Bogor Siapkan Visitasi Kesehatan untuk Atlet Pelatcab Peparda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X