Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Soekarno Hatta, Rabu (14/10/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan atlet Kabupaten Bogor dapat bertanding secara optimal pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Selain mempersiapkan kontingen Peparda, Pemerintah Kabupaten Bogor juga merencanakan pembangunan Rumah Istimewa bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dan Special Olympics Indonesia (SOIna).
Baca Juga: Rudy Susmanto Bangga, 5 Atlet NPCI Bogor Tampil di Asian Para Games 2026
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi atlet dan anak-anak penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, serta meraih prestasi di bidang olahraga.
Menurutnya, dukungan pemerintah tidak cukup hanya melalui keikutsertaan dalam kompetisi. Pembinaan berkelanjutan dan penyediaan fasilitas yang memadai juga diperlukan agar atlet dapat mengembangkan kemampuan secara optimal.
“Bersama NPCI dan SOIna, kita ingin menghadirkan dukungan nyata bagi para atlet penyandang disabilitas melalui pembangunan Rumah Istimewa. Kita ingin memastikan setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berlatih, dan meraih prestasi terbaiknya,” ujar Rudy.
Baca Juga: Asian Para Games 2026: Lima Atlet NPCI Kabupaten Bogor Bela Indonesia
Rencana pembangunan Rumah Istimewa tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga inklusif di Kabupaten Bogor. Namun, realisasi fasilitas itu tetap memerlukan tindak lanjut dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Asnan menjelaskan, gagasan pembangunan Rumah Istimewa berawal dari upaya memperkuat pembinaan atlet penyandang disabilitas melalui Sekolah Olahraga Disabilitas (SOD).
Program tersebut dikembangkan sebagai wadah pembinaan, perekrutan, dan evaluasi kemampuan atlet agar mereka memperoleh kesempatan berlatih secara lebih terarah.
Baca Juga: NPCI Kabupaten Bogor Siapkan 12 Atlet Angkat Berat, Bidik 10 Emas di Peparda VII Jabar 2026
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap semakin banyak atlet penyandang disabilitas yang dapat mengembangkan kemampuan dan berpartisipasi dalam kompetisi olahraga.
Setelah menjalani pembinaan selama sekitar enam bulan, atlet binaan SOD Kabupaten Bogor berhasil meraih posisi kedua dalam ajang Piala Gubernur.
Capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperkuat dukungan fasilitas bagi atlet penyandang disabilitas.
Baca Juga: NPCI Bogor Siapkan Visitasi Kesehatan untuk Atlet Pelatcab Peparda
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
NPCI Kabupaten Bogor Dorong Pembinaan Atlet Usai Raih Empat Prestasi
Jelang Peparda 2026, Dispora Bogor Tekankan Kesehatan dan Gizi Atlet NPCI
Atlet NPCI Bogor Ivo Shadan Targetkan Dua Emas, Siap Berlaga di Dua Nomor