Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, dalam peringatan Hari Kebudayaan Nasional tingkat Kabupaten Bogor di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Ahad (18/10/2026).
Laksa Pak Inin Cihideung memiliki ciri khas pada proses pengolahannya yang masih mempertahankan cara tradisional, yakni menggunakan tungku dan kayu bakar. Cara memasak tersebut menjadi bagian dari karakter kuliner yang diwariskan dan dipertahankan selama puluhan tahun.
Baca Juga: Sekda Ajat: Event dan Investasi Bisa Perkuat Ekonomi UMKM Kabupaten Bogor
Perwakilan Laksa Pak Inin Cihideung, Lina, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurutnya, pengakuan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi pelaku usaha, tetapi juga menunjukkan dukungan terhadap UMKM yang konsisten menjaga keberadaan kuliner tradisional.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Laksa merupakan salah satu makanan legendaris khas Bogor yang masih diakui oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Penghargaan ini tentunya menjadi bentuk dukungan bagi pelaku UMKM seperti kami,” ungkap Lina.
Menurutnya, laksa selama ini masih lebih banyak diminati kalangan orang tua. Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan ketertarikan anak muda, termasuk generasi Z, terhadap kuliner tradisional khas Bogor.
Baca Juga: Sembilan Produk Kerajinan UMKM Kabupaten Bogor Dipamerkan Di Ajang Inacraft 2024
“Dengan adanya penghargaan ini, saya berharap generasi sekarang, khususnya anak-anak Gen Z, bisa mengenal dan mencicipi laksa. Mereka bisa mengetahui bahwa ada makanan legendaris khas Bogor yang sudah ada sejak dahulu dan masih mampu bertahan hingga saat ini,” tuturnya.
Upaya memperkenalkan kuliner tradisional kepada generasi muda dinilai penting agar warisan cita rasa daerah tidak hanya dikenal sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga tetap hadir dalam kehidupan masyarakat.
“Pengakuan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap keberadaan kuliner legendaris yang terus dipertahankan oleh pelaku usaha lokal,” jelasnya.
Baca Juga: Festival Trans TV di Pakansari Ramai Sejak Pagi, Pelaku UMKM Sambut Antusiasme Warga
Ia menambahkan, penetapan tersebut diharapkan semakin memperkuat eksistensi Laksa Cihideung sebagai bagian dari identitas kuliner Kabupaten Bogor. Pengakuan ini juga diharapkan mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan ikut melestarikan warisan kuliner tradisional daerah.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus menjaga keberlangsungan kuliner tradisional. Dengan demikian, kekayaan cita rasa khas Kabupaten Bogor dapat terus dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Lina berharap pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda dapat memperluas pengenalan Laksa Pak Inin Cihideung kepada masyarakat, terutama generasi muda yang kini akrab dengan beragam pilihan makanan kekinian.Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, menjelaskan bahwa Laksa Pak Inin Cihideung menjadi salah satu kuliner tradisional Kabupaten Bogor yang mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda tingkat nasional.