Hamal, sapaan akrabnya, merupakan salah satu murid SLB Bina Sejahtera. Torehan prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan sekolah sekaligus bukti bahwa ketekunan, keberanian, dan latihan dapat mengantarkan atlet meraih hasil membanggakan.
Guru SLB Bina Sejahtera, Indriyati Siti Salamah, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Hamal dan para atlet Special Olympics Indonesia (SOIna), khususnya dari Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Dampingi Atlet SOIna Bogor di Pesonas II 2026, Riza Juangsah Mengaku Terharu
“Saya bangga sekali atas perolehan yang ditorehkan, khususnya atlet SOIna dari Provinsi Jawa Barat yang berhasil meraih juara umum dalam ajang Pesonas II di Kupang, NTT. Prestasi yang didapatkan menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi, buah dari usaha, ketekunan, dan keberanian,” ungkap Indriyati.
Menurutnya, pencapaian tersebut juga tidak terlepas dari peran para pelatih atau coach yang senantiasa membimbing atlet agar terus berkembang, berjuang, dan tidak mudah menyerah.
Ia menilai keberhasilan Hamal meraih tiga medali emas menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus dapat memberikan motivasi kepada teman-temannya untuk terus mengembangkan potensi masing-masing.
Baca Juga: SOIna Kabupaten Bogor Mantapkan Atlet Menuju PESONAS 2026
“Selamat juga terutama untuk salah satu murid SLB Bina Sejahtera, ananda Hamal yang sudah berjuang. Kami bangga atas torehan prestasi yang mampu memotivasi teman-teman di sekolah,” tambahnya.
Indriyati berpesan agar Hamal terus menjaga semangat, tetap rendah hati, dan tidak berhenti mengembangkan kemampuannya.
“Semangat terus, tetap rendah hati dan terus bersinar,” pesannya.
Baca Juga: 450 Atlet Disabilitas Intelektual Berlaga di Bupati Cup SOIna Bogor 2026
Prestasi Hamal di Pesonas II 2026 menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi. Dukungan guru, pelatih, sekolah, serta lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam mendorong anak-anak untuk terus berusaha dan meraih cita-cita.