lifestyle

Kenali Suroso Isnandar, Doktor Teknik Elektro ITB dengan Pengalaman 30 Tahun di PLN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:18 WIB
Suroso Isnandar Jadi Dirut PLN, Ini Profil dan Riwayat Pendidikannya: Ist

JAKARTA, MAHATVA.ID — Suroso Isnandar resmi diangkat menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo dalam perombakan jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (14/10/2026).

Penunjukan tersebut membawa sosok yang telah berkarier lebih dari tiga dekade di PLN ke posisi tertinggi perusahaan listrik negara. Sebelum menjabat direktur utama, Suroso mengemban tugas sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN sejak 2025.

Mengutip profil profesionalnya di LinkedIn, Suroso memiliki pengalaman di berbagai bidang strategis perusahaan, mulai dari perencanaan sistem kelistrikan, transformasi digital, hingga manajemen risiko dan tata kelola perusahaan.

Sepanjang kariernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan, antara lain Direktur Manajemen Risiko, Kepala Unit Digital dan Teknologi Informasi, General Manager di unit operasional, serta Vice President Perencanaan Sistem.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya dalam menangani beragam aspek bisnis ketenagalistrikan.

Di luar PLN, Suroso juga menjabat sebagai Ketua Indonesia Smart Grid Initiative (PJCI), organisasi yang berfokus pada pengembangan jaringan listrik pintar atau smart grid. Teknologi ini menjadi salah satu pendekatan untuk mendukung sistem kelistrikan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Doktor Teknik Elektro ITB dengan Predikat Magna Cum Laude

Selain pengalaman panjang di industri kelistrikan, Suroso memiliki latar belakang akademik di bidang teknik elektro dan sistem tenaga listrik.

Ia meraih gelar doktor atau Doctor of Philosophy (PhD) di bidang Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada April 2025 dengan predikat Magna Cum Laude.

Sebelumnya, Suroso menyelesaikan pendidikan magister bidang Power Engineering and Management di University of Abertay Dundee, Inggris, pada 1999. Ia juga merupakan lulusan sarjana Teknik Elektro bidang Teknik Tenaga Listrik dari ITB.

Latar belakang pendidikan tersebut melengkapi pengalaman profesionalnya di sektor ketenagalistrikan, khususnya dalam perencanaan sistem, pengelolaan risiko, dan pengembangan energi.

Suroso juga memiliki sejumlah sertifikasi profesional yang berkaitan dengan manajemen risiko, kepatuhan, tata kelola perusahaan, dan rekayasa teknik.

Sertifikasi yang dimilikinya meliputi Qualified Risk Management Professional (QRMP), Qualified Compliance and Risk Officer (QCRO), Qualified Risk Governance Professional (QRGP), Insinyur Profesional Utama (IPU), serta ASEAN Engineer (ASEAN Eng.).

Aktif Menulis tentang Risiko dan Transisi Energi

Perhatian Suroso terhadap pengelolaan risiko juga tercermin dalam karya ilmiah yang ditulis bersama sejumlah peneliti. Publikasi tersebut membahas beragam topik, termasuk transisi energi, dinamika sistem, optimasi risiko, dan integrasi energi terbarukan.

Ia turut menjadi salah satu penulis buku berjudul Risk Management: For Early Detection of Bankruptcy and Improving Firm Performance in Energy Companies. Buku tersebut membahas penerapan manajemen risiko untuk mendeteksi potensi kebangkrutan lebih dini sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan di sektor energi.

Halaman:

Tags

Terkini