Ia berharap hasil musyawarah dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan program desa agar langkah yang disusun lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: 44 Aplikasi Pemkab Bogor Tidak Aktif, Diskominfo Evaluasi Tata Kelola Digital
“Rembug Stunting menjadi momentum untuk menyatukan komitmen dan menyusun langkah bersama. Kami berharap hasil musyawarah ini dapat menjadi perhatian dalam perencanaan program desa sehingga upaya pencegahan stunting dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemdes Leuwinutug berharap koordinasi antara pemerintah desa, BPD, TP-PKK, kader kesehatan, dan unsur masyarakat semakin kuat dalam mendukung percepatan pencegahan stunting.
Komitmen bersama ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Dengan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, upaya pencegahan stunting di Desa Leuwinutug diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.